Value Added Intellectual Capital Memoderasi Pengaruh, Leverage, Risiko Sitematis, Growth Opportunities, dan Firm SizeTerhadap Earning Response Coefficient (ERC)

  • Ari Gunawan Program Pasca Sarjana Magister Akuntansi, Universitas Pancasila
  • Choirul Anwar Program Pasca Sarjana Magister Akuntansi, Universitas Pancasila
  • Syahril Djaddang Program Pasca Sarjana Magister Akuntansi, Universitas Pancasila
Keywords: Earning Response Coefficient, Leverage, Resiko Sistematis, Growth Opportunities, Firm Size, VAIC

Abstract

Objective of this research is to test value added intellectual capital to moderate influence, leverage, systematic risk, growth opportunities and firm size against earnings response coefficient (ERC). This research was conducted on listed automotive companies on the BEI in the period 2013-2017 with purposive sampling technique. The number of samples we obtained is 58 companies. Data analysis technique that we used in this research is Structure Equation Modeling technique WarpPLS 6.0. Results of hypothesis testing by using Structure Equation Modeling technique SEM-PLS, is that: Leverage does not affect the ERC, the results of this study is in line with managerial perspective (Trade Off Theory). Systematic risk have negative affect with the ERC, the results of this study is in line with the risk motive. Growth Opportunities positively affect the ERC, The results of this study is in line with positive accounting theory. Firm Size does not affect the ERC, it means the company is not able to take advantage of owned assets to create company profitability. VAIC does not moderate the relationship between Leverage, Systematic Risk, Growth Opportunities, Firm Size against ERC. Value Added Intelectual capital has a high subjectivity because VAIC measurements can not be done properly against corporate IC, because there is no appropriate measuring tool to calculate the company IC.

Abstrak

Studi ini bertujuan untuk melakukan pengujian value added intellectual capital memoderasi pengaruh,leverage, risiko sistematis, growthopportunities dan firm size terhadap earning responsecoefficient (ERC). Penelitian ini dilakukan pada perusahaaan otomotif yang terdaftar di BEI pada periode 2013-2017 dengan teknik purposive sampling diperoleh jumlah sampel sebanyak 58 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Struktur Equation Modeling WarpPLS 6.0. . Dari hasil pengujian hipotesis dengan mengunakan teknik Struktur Equation Modeling SEM-PLS, dapat disimpulkan bahwa : Leverage  tidak berpengaruh terhadap ERC, hasil penelitian ini searah dengan prespektif manajerial (Teori Trade Off). Resiko sistematis berpengaruh negatif terhadap ERC, hasil penelitian ini ini searah dengan motif risiko.Growth Opportunities berpengaruh positif terhadap ERC, Hasil penelitian ini searah dengan teori akuntnasi positif.Firm Sizetidak berpengarug terhadap ERCartinya perusahaan tidak mampu memanfaatkan aset yang dimiliki untuk menciptakan profitabilitas perusahaan.VAIC tidak memoderasi hubungan antara Leverage,Resiko sistematis, Growth Opportunities,Firm Size terhadap ERC. Value Added Intelectual capital  memiliki subyektifitas yang tinggi karena pengukuran VAIC belum dapat dilakukan dengan tepat terhadap IC perusahaan, karena belum ada alat ukur yang tepat untuk menghitung IC perusahaan.      

KataKunci:Earning Response Coefficient, Leverage,Resiko sistematis, Growth Opportunities

Firm Size, VAIC

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah. (2016). Free Cash Flow, Agency Theory Dan Signaling Theory: Konsep dan Riset Empiris. Jurnal Akuntansi dan Investasi, 3(2), 151-170.

Abdurrasyid, P.(2011). Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa, Cetakan Kedua. Jakarta: PT. Fikahati Aneska.

Adhani, Y.,& Subroto, B. (2014). Relevansi Nilai Informasi Akuntansi . Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Vol. 2 No. 2.

Agustiningrum, S. A. (2020). Pengaruh Intellectual Capital, Leverage dan Profitability terhadap Earning Response Coefficient dengan Corporate Social Responsibility Disclosure sebagai Moderating Variable pada Perusahaan Indeks LQ-45 Terdaftar di BEI Tahun 2015-2019 (Doctoral dissertation, STIE Perbanas Surabaya).

Arifin, H. N. (2015).Pengujian Efisiensi Pasar Modal Bentuk Setengah KuatSecara Informasi Terhadap PeristiwaMerger Dan Akuisisi.Jurnal Universitas Negeri Yogyakarta.

Brigham, E. F.,& Houston, J.F. (2011). Dasar-dasar Manajemen Keuangan. Diterjemahkan oleh: Ali Akbar Yulianto, Buku 2, Edisi 11. Jakarta: Salemba Empat.

Delvira, M., & Nelvirita, N. (2013). Pengaruh Risiko Sistematik, Leverage Dan Persistensi Laba Terhadap Earnings Response Coefficient (ERC). Wahana Riset Akuntansi, 1(1).

Dewi, S. (2011). Faktor yang Mempengaruhi Koefisien Respon Laba. Jurnal Ilmiah Berkala 6 Bulanan. Vol 16 No 1. Hlm 17-21.

Gamayuni, R. R. (2011). Analisis Ketepatan Model Altman sebagai Alat untuk Memprediksi Kebangkrutan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur di BEI). Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 16(2), 158-176.

Ghosh, SK, & Maji, SG (2015). Validitas empiris model koefisien intelektual nilai tambah di sektor berbasis pengetahuan India. Ulasan Bisnis Global , 16 (6), 947-962.

Ghozali, Imam., & Hengky Latan. 2014. Partial Least Squares : Konsep, Teknik dan Aplikasi Menggunakan Program SmartPLS3.0 edisi kedua. Universitas Diponegoro, Semarang.

Halim, A. (2015). Manajemen Keuangan Bisnis: Konsep dan Aplikasinya. Edisi pertama. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Hanafi, M. M. (2016). Manajemen Keuangan (Edisi 2). Cetakan Pertama. Yogyakarta: BBPE.

Hapsari, H. D.,& Simorangkir, P. (2013). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Earnings Response Coeffiecient (ERC) Pada Perusahaan Kompas 100 yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2009-2010. Jurnal Akuntansi & Bisnis, Vol. 1, No.1: 118-146.

Herdirinandasari, S. S.& Nur Fadjrih Asyik.(2016). Pengaruh Ukuran Perushaan, Profitabilitas dan Valuntary Disclousure Terhadap Earning Respon Coefficient, Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi : Volume 5, Nomor 11, November (2016).

Husiano, D. (2016), Analisis Pengaruh Beta, Leverage, Dividend Payout Ratio, dan Earnings Persistence terhadap Earnings Response Coefficient pada Indeks Kompas 100Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan, JRAP Vol. 1 no. 2, hal 121-135.

Imroatussolihah, E.(2013). Pengaruh Risiko, Leverge, Peluang Bertumbuh, Persistensi Laba dan CSR Terhadap Earnings Response Coeffiecient (ERC) PADA PERUSAHAAN HIGH PROFILE. Jurnal Ilmiah Manajemen | Volume 1 Nomor 1 Januari 2013.

Ikatan Akuntansi Indonesia, (2012). Standar Akuntansi Keuangan. PSAK. Cetakan Keempat, Buku Satu, Jakarta: Penerbit Salemba Empat.

Jati, N. A., Khairunnisa, K., & Yudowati, S. P. (2017). Pengaruh Risiko Sistematik, Persistensi Laba, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Koefisien Respon Laba (studi Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Indeks Kompas100 Periode 2011-2015). eProceedings of Management, 4(3).

Jogiyanto. (2013). Teori Portopolio dan Analisis Investasi, Yogyakarta: BPFE.

Kasmir. (2015). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Kurnia, I., & Sufiyati. (2015). Pengaruh Ukuran Perusahaan, Leverage, Risiko Sistematik, Dan Investment Opportunity Set Terhadap Earnings Response Coefficient Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2012-2014. Jurnal Ekonomi, 20(3), 463-478.

Kuswanto, R., Rambe, P. A., & Ruwanti, S. (2016). Relevansi Nilai Informasi Akuntansi Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun (2013-2014). Jurnal Fakultas Ekonomi Universitas Maritim Raja Ali Haji. Kepulauan Riau.

Mawarni, R.(2014). Pengaruh Kesempatan Investasi, Leverage, dan Likuiditas pada Kebijakan Dividen Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEI, E-Jurnal Akuntansi, 9(1), 200-208.

Naimah, Z. (2014). Relevansi Nilai Informasi Akuntansi: Suatu Kajian Teoritis. Jurnal Buletin Studi Ekonomi, Vol. 19. No. 1, Februari (2014).

Nisrina M., &Herawaty, V.(2016). Growth Opportunity, Earnings Response Coefficient, Persistence, Leverage, Earnings Response Coefficient, Intellectual Capital, Jurnal TEKUN, Univwrsitas Trisakti Vol.VI., No.1 Maret (2016).

Nuraina, E. (2012). Pengaruh Kepemilikan Institusional dan Ukuran Perusahaan terhadap Kebijakan Hutang dan Nilai Perusahaan. Jurnal Bisnis dan Ekonomi Vol. 19, No. 2, September (2012), Hal. 110-12.

Nuswandari, C. (2013). Determinan Struktur Modal dalam Perspektif Pecking Order Theory dan Agency Theory. Dinamika Akuntansi, Keuangan dan Perbankan, Mei (2013), Hal. 92-102.

Paramita, R. W. D. (2012). Pengaruh leverage, firm size dan voluntary disclousure terhadap earnings response coeffisient (erc). WIGA-Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi, 2(2).

Pradipta, D. H., & Purwaningsih, A. (2013). Pengaruh Luas Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan terhadap Earning Response Coefficient (ERC), dengan Ukuran Perusahaan dan Leverage Sebagai Variabel Kontrol. Universitas Atma Jaya..

Punamasari, &Wida. N. L. P.(2014). Relevansi Nilai: Informasi Nilai Laba, Arus Kas, Nilai, Buku, Goodwill, dan Ukuran Perusahaan yang Membentuk Keputusan Ekonomi Investor. Jurnal Mahasiswa Fakultas EkonomiUniversitas Negeri Surabaya.

Ratmono, I, (2015). Determinan Kebijakan Dividen Perusahaan: Pengujian Terhadap Teori Siklus Hidup.Jurnal Dinamika Akuntansi, 7.

Sandi, K. U. (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Earnings Response Coefficient. Accounting Analysis Journal, 2(3).

Sari, N. L., &Daud, R. M. (2016). Pengaruh Informasi Laba Terhadap Koefisien Respon Laba (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bei Pada Tahun (2011-2014),Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi (JIMEKA) Vol. 1, No. 2, (2016) Halaman 227-236.

Sartono, A. (2012). Manajemen Keuangan: Teori Praktik. Edisi Kempat. Cetakan keenam. Yogyakarta: BPPE.

Silaban, P. (2016). Pengaruh Profitabilitas, Struktur Kepemilikan, Pertumbuhan Perusahaan Dan Efektivitas Usaha Terhadap Kebijakan Dividen Pada Perusahaan Manufaktur.E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 5(2).

Silalahi, S. P. (2014). Pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) Disclousure, Beta dan Price to Bokk Value (PBV) Terhdap Earning Response Coefficient (ERC), Jurnal Ekonomi, Volume 22, Nomor 1 Maret 2014.

Subramanyan, K. R, &John J. Wild. (2012). Analisis Laporan Keuangan. Edisi 10. (Penerjemah: Dewi Yanti). Jakarta: Salemba Empat.

Sudirman, I. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EARNINGS RESPONSE COEFFICIENT (ERC) PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (Periode 2011-2015).

Sulistyorini, Y. (2016). Pengaruh Sales Growth (SG) dan Return On Asset (ROA) terhadap Debt to Equity Ratio (DER) dimoderasi oleh firm size (pada perusahaan sektor pertanian yang listing di BEI periode 2011-2014). Pengaruh Sales Growth (SG) dan Return On Asset (ROA) terhadap Debt to Equity Ratio (DER) dimoderasi oleh firm size (pada perusahaan sektor pertanian yang listing di BEI periode 2011-2014)/Yohana Sulistyorini.

Sutrisno. (2012). Manajemen Keuangan Teori. Konsep dan aplikasi (8th ed). Yogyakarta: Ekonisia.

Syakur, A. S.. (2015). Intermediate Accounting. Jakarta : AV Publisher.

Tritiadi, B.,& Yuyeta, N. E. A.(2012). Analisis Perbedaan Pengaruh Informasi Laba dan Rugi Terhadap Koefisien Respon Laba. Diponegoro Journal Of Accounting. Vol 1 N0 2. Hlm 1-13.

Utami, M. S.(2015).Pengaruh Beta, Konservatisme Akuntansi, Corporate Social Responsibility Terhadap Koefisien Respon Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Dibursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2010-2013, Jurnal Akuntansi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang.

Ulum, I., Kharismawati, N., & Syam, D. (2017). Koefisien intelektual nilai tambah yang dimodifikasi (MVAIC) dan kinerja keuangan tradisional perusahaan terbesar di Indonesia. Jurnal Internasional Pembelajaran dan Modal Intelektual , 14 (3), 207-219.

Published
2021-03-30
How to Cite
Gunawan, A., Anwar, C., & Djaddang, S. (2021). Value Added Intellectual Capital Memoderasi Pengaruh, Leverage, Risiko Sitematis, Growth Opportunities, dan Firm SizeTerhadap Earning Response Coefficient (ERC). Jurnal Madani: Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Dan Humaniora, 4(1), 24 - 33. https://doi.org/10.33753/madani.v4i1.159
Section
Articles